POB Penelitian, Penulisan dan Ujian Skripsi

 

Logo Unsyiah Kuning HD 1012x972 Transparan 1

FAKULTAS  PERTANIAN UNIVERSITAS  SYIAH KUALA

PROGRAM STUDI ILMU TANAH

JURUSAN ILMU TANAH

Prosedur Penelitian, Penulisan dan Ujian Skripsi

No. 01/019/P-POB/PST/ 2016

Tgl: 01 Agustus 2106

Rev: 02

Ditetapkan Ka. Program Studi: Dr. Ir. Hairul Basri, M.Sc

1. RASIONALITAS

Prosedur penelitian dan ujian skripsi diperlukan guna memperlancar penelitian dan ujian skripsi agar masa studi mahasiswa dapat tercapai sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.

2. TUJUAN

Sebagai pedoman bagi mahasiswa S1 untuk melakukan penelitian mandiri dan penulisan skripsi sebagai tugas akhir dalam rangka memenuhi persyaratan akademik.

3. DEFINISI

Penelitian adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir yang diawali dengan perumusan masalah dan diakhiri dengan penulisan karya ilmiah di bawah pembimbing dan tim pengujii skripsi. Ujian skripsi adalah ujian yang dilakukan komisi penguji skripsi setelah mahasiswa pada tingkat akhir memenuhi persyaratan untuk ujian skripsi.

4. RUANG LINGKUP

  1. Penelitian.
  2. Penulisan skripsi.
  3. Ujian skripsi.

5. REFERENSI

a.         SK Senat Akademik No 20/I/KEP/SA/2003.

b.         SK Rektor No. 069/K13/PP/2003.

c.         Buku panduan program Sarjana dan Diploma Unsyiah 2016.

6. PROSEDUR

No.

Aktivitas

Aktor/tanggung jawab

1

2

3

4

5

6

1

Mahasiswa dibawah bimbingan dosen pembimbing melakukan penelitian.

2

Dosen pembimbing memberikan arahan dan konsultansi selama mahasiswa melakukan penelitian hingga penelitian selesai dan meminta mahasiswa untuk melakukan seminar hasil.

3

Mahasiswa melakukan seminar dan memasukkan input dari hasil seminar dalam penulisan skripsi. Draft skripsi diserahkan kepada dosen pembimbing untuk diperiksa.

4

Dosen pembimbing memberi izin bagi mahasiswa untuk ujian sarjana jika kualitas draft skripsi sudah layak dibawa ke sidang ujian sarjana.

5

Mahasiswa mengurus administrasi ujian sarjana ke koordinator penelitian.

6

Koordinator penelitian memeriksa seluruh dokumen dan persyaratan dan mengusulkan dosen penguji dan jadwal ujian kepada ketua Jurusan/Prodi.

7

Ketua Jurusan/Prodi mengeluarkan SK untuk dosen penguji, dan membuat undangan ujian sarjana sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

8

Mahasiswa diuji oleh majelis penguji.

9

Majelis penguji memberikan penilaian terhadap calon sarjana dan menyerahkannya kepada koordinator penelitian.

10

Koordinator penelitian menyerahkan nilai kepada SBAK.

Majelis Penguji Ujian Sarjana

a.       Majelis Penguji Ujian Sarjana dan jadwal ujian ditetapkan oleh ketua Jurusan/Prodi atas usulan koordinator penelitian.

b.      Pembatalan ujian dapat dilakukan untuk alasan yang dapat diterima atas persetujuan Ketua Jurusan/Prodi.

c.       Susunan organisasi majelis penguji terdiri dari ketua, sekretaris, dan anggota penguji.

d.      Ketua dan sekretaris majelis penguji adalah dosen pembimbing utama dan anggota.

e.       Anggota majelis penguji adalah 3 orang dosen yang mempunyai bidang ilmu yang berkaitan dengan isi skripsi mahasiswa dan diutamakan merupakan pembahas pada seminar reguler/proposal.

f.       Anggota majelis penguji dapat berasal dari dosen jurusan yang sama, jurusan atau instansi lain, dan mempunyai bidang ilmu yang berkaitan dengan isi skripsi mahasiswa.

g.      Ketua majelis penguji bertindak sebagai moderator dan mengatur kelancaran pelaksanaan sidang ujian sarjana.

h.      Penguji berhak menguji dan memberikan penilaian.

i.        Apabila karena sesuatu hal salah satu penguji berhalangan hadir pada jadwal yang ditetapkan, maka Ketua Jurusan/Prodi harus menetapkan jadwal baru atau menggantikan penguji yang berhalangan dengan dosen lain.

Penilaian Ujian Sarjana

a.       Pada saat ujian sarjana, mahasiswa diminta untuk mempresentasikan hasil penelitiannya selama maksimum 15 menit dan diikuti dengan tanya jawab yang dilakukan oleh majelis penguji.

b.      Penilaian dilakukan terhadap:

1.      Isi dan penulisan skripsi (25%).

2.      Kemampuan mempresentasikan hasil penelitian (15%).

3.      Kemampuan menjawab dan mempertahankan pendapat (30%).

4.      Latar belakang pengetahuan (20%)

5.      Penampilan (10%)

c.       Untuk penilaian dipakai angka 0–100.

d.      Dari hasil penentuan nilai, nilai akhir dikonversikan ke nilai A, AB, B, BC, C, D atau E dengan pedoman sebagai berikut:

Nilai

Angka Huruf

≥ 87

A

≥ 78Â ≤ 87

AB

≥ 69  ≤ 7 8

B

60  ≤ 6 9

BC

51  ≤ < /span>60

C

41 ≤ 51

D

41

E

1.      Apabila rata-rata nilai ternyata kurang dari C, maka mahasiswa harus mengulang ujian skripsi.

2.      Bila mana teruji dinyatakan belum lulus ujian skripsi, maka yang bersangkutan diwajibkan mengikuti ujian ulangan selambat-lambatnya 1 bulan setelah ujian pertama berlangsung.

3.      Bila mana setelah ujian, skripsi mahasiswa harus direvisi maka batas waktu revisi ditetapkan paling lama 2 minggu setelah ujian berlangsung. Apabila mahasiswa yang bersangkutan tidak dapat menyelesaikan pada batas waktu, yang telah ditetapkan maka ujian sarjana digugurkan dan harus mengulang ujian sarjana.

7. TANGGUNG JAWAB

  1. Mahasiswa.
  2. Dosen Pembimbing.
  3. Koordinator penelitian.
  4. Ketua Jurusan/Prodi.
  5. Dosen Penguji.

f.       SBAK.

8. PIHAKTERKAIT

a.       Mahasiswa.

  1. Dosen Pembimbing.
  2. Koordinator penelitian.
  3. Ketua Jurusan/Prodi.
  4. Dosen Penguji.

f.       SBAK.

9. PERSYARATAN

Penelitian:

1.      Terdaftar sebagai mahasiswa dalam tahun akademik yang bersangkutan.

2.      Telah mengumpulkan sks sejumlah minimal 120 untuk S-1 dengan IPK >2,0 dan tanpa nilai E (nilai kuliah, STK dan PK). Sedangkan untuk mahasiswa alih program telah mengumpulkan sejumlah sks sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam SK Dekan tentang mata kuliah yang harus ditempuh bagi masing-masing mahasiswa.

3.      Memperoleh nilai minimal C untuk Mata Kuliah Agama dan Sains, Etika Lingkungan serta Pertanian Berkelanjutan.

4.      Telah memiliki dosen pembimbing

5.      Telah melakukan seminar reguler atau proposal.

Seorang mahasiswa dapat dikenakan sanksi apabila dalam menyelesaikan Skripsi melakukan hal-hal sebagai berikut:

a.       Melakukan hal-hal yang dilihat dari segi akademik ilmiah tidak dapat dibenarkan.

b.      Tidak dapat menyelesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

c.       Melakukan hal-hal yang dilihat dari segi ketentuan pelaksanaan tidak dibenarkan.

d.      Bobot sks kurang dari ketentuan yang telah ditetapkan.

Dosen Pembimbing:

      Tugas dan kewajiban Dosen Pembi adalah:

a.    Membantu mahasiswa dalam mencari masalah penelitian/lokasi survei yang dijadikan dasar dalam penyelesaian Skripsi.

b.    Membimbing mahasiswa secara akademis ilmiah dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan dan penulisan karya ilmiah.

c.    Mengadakan supervisi ke lokasi percobaan/survei.

Ujian Sarjana/Skripsi:

a.       Terdaftar sebagai mahasiswa aktif dalam tahun yang bersangkutan.

b.      Telah mengambil semua mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan yang telah diprogramkan pada program studi yang bersangkutan dengan nilai minimal C.

c.       Telah mengumpulkan sejumlah minimal 140 sks untuk S-1 atau telah mengambil semua mata kuliah yang harus ditempuh bagi mahasiswa S-1 alih jenjang (sesuai dengan SK Dekan bagi yang bersangkutan) dengan IP = 2,0 tanpa nilai E, minimal C untuk D maksimal 5 % dari total sks yang diambil.

d.      Telah lulus ujian STK atau PK.

e.       Telah menyelesaikan skripsi yang telah mendapat persetujuan dari Dosen Pembimbing.

f.       Telah melakukan Seminar Proposal dan Seminar Hasil Skripsi.

g.      Telah mengikuti kegiatan Seminar di Jurusan masing-masing sesuai dengan peraturan yang ditetapkan di setiap Jurusan.

h.      Melampirkan Kartu Kendali Bimbingan Skripsi

i.        Telah menyelesaikan semua persyaratan administratif, yaitu lunas SPP selama 1 tahun

akademik (ganjil dan genap), bebas pinjaman di tiap Jurusan dan bebas pinjaman KOPMA, IOM, Lab. Bahasa, Perpustakaan Pusat, serta bebas pinjaman/tanggungan kepada instansi tempat penelitian/magang kerja.

j.        Telah mendaftarkan untuk Ujian Sarjana dan telah membayar uang ujian Skripsi.

k.      Telah menyerahkan skripsi kepada Majelis Penguji selambat-lambatnya 1 (satu) minggu

sebelum ujian dilaksanakan.

10. DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN

  1. KRS.
  2. KHS atau kartu kendali.
  3. Bukti pembayaran SPP.
  4. Bebas laboratorium.
  5. Bebas pustaka.
  6. Skripsi.

11. WAKTU YANG DIBUTUHKAN

a.       Mengacu kepada pengertian 1 sks penelitian dan penyusunan skripsi adalah beban tugas penelitian dan penyusunan sebanyak 3 – 4 jam sehari selama 1 bulan (minimal 25 hari kerja) maka 5 sks penelitian adalah setara 5 bulan. Penelitian dan penulisan skripsi harus selesai dalam kurun waktu 1 semester. Perpanjangan waktu dapat dilakukan dengan melihat kondisi penelitian dengan izin dari ketua Jurusan/Prodi.

b.      Pendaftaran ujian skripsi minimal 1 minggu sebelum ujian dilaksanakan.

c.       Waktu ujian skripsi adalah maksimal 120 menit.

12 . LEGALISASI

Disahkan di Banda Aceh pada tanggal 01 Agustus 2016

Ketua Program Studi Ilmu Tanah

Fakultas Pertanian

Universitas Syiah Kuala

Dr. Ir. Hairul Basri, M.Sc

NIP. 19670210 199102 1 001

Lampiran

Struktur Skripsi

Pada umumnya skripsi dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

1.      Pelengkap.

2.      Bagian utama skripsi.

Bagian pelengkap skripsi terdiri dari:

  1. Sampul.
  2. Halaman Judul.

3.      Pernyataan Skripsi.

4.      Lembar Persetujuan.

5.      Lembar Pengesahan.

6.      Halaman Peruntukan.

7.      Ringkasan.

8.      Summary.

9.      Kata Pengantar.

10.  Daftar Riwayat Hidup.

11.  Daftar Isi.

12.  Daftar Tabel.

13.  Daftar Gambar.

14.  Daftar Lampiran.

15.  Daftar Simbol.

16.  Daftar Istilah (kalau ada).

Bagian utama skripsi terdiri dari:

  1. Pendahuluan.
  2. Tinjauan Pustaka.
  3. Bahan dan Metode Pelaksanaan/Metode Penelitian.
  4. Hasil dan Pembahasan.
  5. Kesimpulan dan Saran.
  6. Daftar Pustaka.
  7. Lampiran.